LAZISMU Lampung Terima Tujuh Mahasiswa Magang dari Tiga Perguruan Tinggi

LAZISMU Lampung Terima Tujuh Mahasiswa Magang dari Tiga Perguruan Tinggi

Bandar Lampung – LAZISMU Lampung kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program magang mahasiswa. Pada periode Agustus 2026, LAZISMU Lampung menerima tujuh mahasiswa magang yang berasal dari tiga perguruan tinggi, yaitu Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI), dan Universitas Ahmad Dahlan (UAD).

Prosesi penerimaan mahasiswa magang dilaksanakan di Kantor LAZISMU Lampung sebagai bentuk sinergi antara dunia akademik dengan lembaga filantropi Islam. Selama menjalani masa magang, para mahasiswa akan memperoleh pengalaman langsung dalam berbagai aktivitas kelembagaan, mulai dari penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS), pendistribusian dan pendayagunaan program, administrasi kelembagaan, komunikasi publik, hingga pengelolaan program sosial kemanusiaan.

Sebanyak lima mahasiswa berasal dari Program Studi Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, UIN Raden Intan Lampung yang mengikuti Program Penguatan Kompetensi Lulusan (PKL) Terintegrasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) selama 1–31 Agustus 2026. Kelima mahasiswa tersebut adalah:

Refalina Putri
Sentiasa
Panny Handika Putra
Zakir Zamzami Amin
Nurul Azizah

Selain itu, LAZISMU Lampung juga menerima satu mahasiswa dari Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI), yaitu Abidah Ardelia Salwa dari Sekolah Bisnis Manajemen (SBM), Program Studi Bisnis Digital, yang akan melaksanakan magang selama dua bulan.

Sementara itu, satu mahasiswa lainnya berasal dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD), yaitu Talitha Nathania Revolusia Sobari dari Fakultas Agama Islam, Program Studi Ilmu Hadis, yang akan menjalani program magang selama tiga bulan.

Melalui program magang ini, LAZISMU Lampung memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi akademik melalui pengalaman kerja nyata di lingkungan lembaga filantropi Islam. Para peserta diharapkan mampu memahami tata kelola organisasi, meningkatkan kemampuan profesional, serta mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan dalam pelaksanaan program-program sosial dan kemanusiaan.

Keberagaman latar belakang program studi para peserta magang diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan kelembagaan LAZISMU Lampung. Mahasiswa Manajemen Dakwah akan memperkuat aspek pengelolaan dakwah dan pemberdayaan masyarakat, mahasiswa Bisnis Digital diharapkan mendukung inovasi dan transformasi digital lembaga, sedangkan mahasiswa Ilmu Hadis diharapkan dapat memperkuat implementasi nilai-nilai keislaman dalam setiap program yang dijalankan.

Melalui kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi, LAZISMU Lampung berharap dapat terus menjadi mitra strategis dalam mencetak lulusan yang memiliki kompetensi akademik, pengalaman praktis, integritas, serta kepedulian sosial yang tinggi, sehingga siap berkontribusi bagi kemajuan masyarakat, umat, dan bangsa.

Wujud Kepedulian Sosial, Hotel Santika Premiere dan Amaris Hotel Lampung Dukung Program Kesiapsiagaan Bencana dan UMKM Lazismu Lampung

Wujud Kepedulian Sosial, Hotel Santika Premiere dan Amaris Hotel Lampung Dukung Program Kesiapsiagaan Bencana dan UMKM Lazismu Lampung

Bandar Lampung, Selasa, 21 Juli 2026 – Hotel Santika Premiere Lampung dan Amaris Hotel Lampung menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat melalui penyerahan donasi linen dan towel kepada Lazismu Wilayah Lampung. Bantuan tersebut merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) yang bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan aset yang masih memiliki nilai guna agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Donasi linen dan towel yang diterima Lazismu Wilayah Lampung akan dimanfaatkan untuk memperkuat program kesiapsiagaan bencana melalui Gudang Kemanusiaan Lazismu Wilayah Lampung, sekaligus mendukung program pemberdayaan UMKM melalui pengolahan limbah tekstil menjadi produk bernilai ekonomi. Sinergi ini menjadi contoh kolaborasi antara dunia usaha dan lembaga filantropi dalam menghadirkan manfaat sosial yang berkelanjutan.

Marketing Hotel Santika Premiere Lampung dan Amaris Hotel Lampung, Indah Wijayanti, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekaligus bentuk komitmen untuk mendukung program-program sosial yang berkelanjutan.

“Kami percaya bahwa setiap barang yang masih memiliki nilai manfaat dapat memberikan kehidupan baru ketika dikelola oleh pihak yang tepat. Melalui kerja sama dengan Lazismu Wilayah Lampung, kami berharap donasi linen dan towel ini dapat mendukung program kesiapsiagaan bencana sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan. Semoga kolaborasi ini terus berlanjut dan memberikan dampak positif yang lebih luas,” ujar Indah Wijayanti.

Indah menambahkan bahwa Hotel Santika Premiere Lampung dan Amaris Hotel Lampung berkomitmen untuk terus menjalin kemitraan dengan berbagai pihak dalam menciptakan program-program sosial yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Manajer Area Lazismu Wilayah Lampung, Apriza Bagus Saputra, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Hotel Santika Premiere Lampung dan Amaris Hotel Lampung kepada Lazismu sebagai mitra penyaluran manfaat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Hotel Santika Premiere Lampung dan Amaris Hotel Lampung atas kepercayaan dan kepeduliannya kepada Lazismu. Amanah ini akan kami kelola secara profesional, transparan, dan akuntabel agar memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat. Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa sinergi antara dunia usaha dan lembaga filantropi mampu menghadirkan solusi nyata, baik dalam memperkuat kesiapsiagaan bencana maupun meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program pemberdayaan ekonomi,” ungkap Apriza Bagus Saputra.

Menurut Apriza, kolaborasi seperti ini sangat penting untuk membangun ekosistem kepedulian sosial yang berkelanjutan. Ia menilai bahwa pemanfaatan kembali barang yang masih memiliki nilai guna merupakan salah satu bentuk pengelolaan sumber daya yang efektif sekaligus memberikan dampak sosial yang lebih luas.

Sementara itu, Manager Penghimpunan dan Pentasyarufan Lazismu Wilayah Lampung, Ficky Arnanda, menjelaskan bahwa seluruh donasi akan melalui proses penyortiran berdasarkan jenis, bentuk, dan kondisi barang sebelum dimanfaatkan sesuai kebutuhan program.

“Linen dan towel yang masih layak pakai akan kami simpan sebagai bagian dari logistik Gudang Kemanusiaan Lazismu Wilayah Lampung untuk mendukung penanganan bencana maupun pelayanan kemanusiaan. Adapun linen yang sudah tidak memenuhi standar penggunaan akan kami daur ulang menjadi berbagai produk eco print melalui program pemberdayaan UMKM perempuan. Dengan demikian, setiap donasi memiliki manfaat yang optimal dan tidak ada yang terbuang sia-sia,” jelas Ficky Arnanda.

Ficky menambahkan bahwa produk eco print hasil pemberdayaan tersebut akan dikembangkan menjadi berbagai produk fashion ramah lingkungan yang memiliki nilai jual. Selain itu, sebagian hasil pemanfaatan linen juga akan digunakan untuk mendukung pengembangan Homestay Syariah di kawasan wisata Pasar Yosomulyo Pelangi (Payungi), Kota Metro. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas fasilitas homestay masyarakat sekaligus memperkuat sektor pariwisata berbasis ekonomi kerakyatan.

Melalui program ini, Lazismu Wilayah Lampung tidak hanya memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana, tetapi juga mengembangkan konsep ekonomi sirkular, yaitu mengubah barang yang tidak lagi digunakan menjadi produk bernilai tambah. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membuka peluang usaha baru bagi UMKM perempuan, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta mendorong terciptanya ekonomi lokal yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

Kolaborasi antara Hotel Santika Premiere Lampung, Amaris Hotel Lampung, dan Lazismu Wilayah Lampung menjadi bukti bahwa kepedulian sosial dapat diwujudkan melalui langkah-langkah sederhana namun berdampak besar. Dengan semangat gotong royong dan keberlanjutan, sinergi ini diharapkan mampu menginspirasi lebih banyak pihak untuk bersama-sama membangun masyarakat yang tangguh, berdaya, dan sejahtera.

Pertama di Lampung, DAM Haji di Tanah Air Hadirkan Manfaat Nyata bagi Umat: 80 Jamaah Percayakan Amanah kepada Muhammadiyah

Pertama di Lampung, DAM Haji di Tanah Air Hadirkan Manfaat Nyata bagi Umat: 80 Jamaah Percayakan Amanah kepada Muhammadiyah

Tanggamus, 28 Mei 2026 – Muhammadiyah Lampung melalui LAZISMU Wilayah Lampung dan Tim Pengelola DAM Haji Muhammadiyah Lampung berhasil melaksanakan penyembelihan dan pendistribusian DAM Haji di Tanah Air untuk pertama kalinya di Provinsi Lampung. Sebanyak 80 Jamaah Haji Tamattu’ dari KBIHU Ahmad Dahlan Tanggamus mempercayakan pelaksanaan DAM Haji mereka kepada Muhammadiyah sebagai bentuk ikhtiar menjalankan ibadah sesuai syariat sekaligus menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Pelaksanaan penyembelihan dilaksanakan pada 27 Mei 2026 pukul 22.00 WIB di Kabupaten Tanggamus, Lampung. Selanjutnya, pendistribusian daging kepada masyarakat penerima manfaat dilakukan pada 28 Mei 2026 pukul 10.00 WIB. Kegiatan ini menjadi tonggak sejarah baru dalam pengelolaan DAM Haji di Lampung, sekaligus menjadi implementasi nyata Fatwa Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang membolehkan pengalihan penyembelihan DAM ke tanah air demi kemaslahatan umat yang lebih besar.

Pelaksanaan DAM Haji ini merupakan hasil kolaborasi antara LAZISMU Wilayah Lampung, Tim Pengelola DAM Haji Muhammadiyah Lampung, LAZISMU Kabupaten Tanggamus, dan KBIHU Ahmad Dahlan Tanggamus. Dalam pelaksanaannya, LAZISMU Wilayah Lampung bersama Tim Pengelola DAM Haji Muhammadiyah Lampung melakukan pendampingan, monitoring, dan pengawasan guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai syariat Islam, tepat waktu, serta memenuhi prinsip akuntabilitas dan transparansi. Adapun pelaksanaan teknis penyembelihan dan distribusi dilakukan oleh LAZISMU Kabupaten Tanggamus bersama KBIHU Ahmad Dahlan Tanggamus.

Tahun ini, sebanyak 26 ekor hewan DAM berhasil disembelih yang terdiri atas 17 ekor kambing dan 9 ekor sapi, mewakili pelaksanaan DAM Haji Tamattu’ dari 80 jamaah. Seluruh hewan yang disembelih telah memenuhi ketentuan syariat dan standar kesehatan yang berlaku. Daging hasil penyembelihan kemudian didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah Kabupaten Tanggamus.

Ketua Tim Pengelola DAM Haji Muhammadiyah Lampung, Afdi Muslim bin Muswardi Thaher, menyampaikan bahwa pelaksanaan DAM Haji di tanah air merupakan langkah besar dalam menghadirkan manfaat ibadah yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia.

“Pelaksanaan DAM Haji di tanah air bukan sekadar alternatif, tetapi merupakan bentuk ikhtiar untuk menghadirkan kemaslahatan yang lebih besar. Jamaah tetap dapat melaksanakan kewajiban DAM sesuai syariat, sementara manfaat dagingnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan. Inilah semangat ibadah yang tidak hanya bernilai spiritual, tetapi juga menghadirkan dampak sosial yang nyata,” ujar Afdi Muslim.

Menurutnya, kepercayaan yang diberikan oleh jamaah kepada Muhammadiyah menjadi amanah besar yang harus dijaga dengan pengelolaan yang profesional, transparan, dan bertanggung jawab.

Sementara itu, Ketua Badan Pengurus LAZISMU Wilayah Lampung, Prof. Syafrimen, M.Ed., Ph.D., menegaskan bahwa pelaksanaan DAM Haji di tanah air merupakan bagian dari upaya Muhammadiyah dalam mengintegrasikan nilai ibadah dan pemberdayaan umat.

“Muhammadiyah meyakini bahwa setiap ibadah memiliki dimensi spiritual dan sosial. Melalui pelaksanaan DAM Haji di Indonesia, manfaat ibadah dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan. Program ini menjadi bukti bahwa ibadah dapat menjadi instrumen penguatan solidaritas sosial, sekaligus menghadirkan keberkahan yang lebih besar bagi umat,” ungkap Prof. Syafrimen.

Ia juga berharap keberhasilan pelaksanaan DAM Haji pertama di Lampung ini dapat menjadi inspirasi bagi jamaah haji lainnya untuk menunaikan DAM melalui lembaga yang amanah dan memiliki sistem pengelolaan yang jelas.

Ketua KBIHU Ahmad Dahlan Tanggamus, H. Maryono, S.Ag., menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya program tersebut.

“Kami bersyukur karena jamaah KBIHU Ahmad Dahlan Tanggamus mendapatkan layanan pelaksanaan DAM yang amanah, profesional, dan sesuai tuntunan syariat. Kepercayaan jamaah kepada Muhammadiyah menunjukkan keyakinan bahwa ibadah mereka dikelola dengan baik dan manfaatnya benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Semoga langkah ini menjadi amal jariyah bagi para jamaah dan membawa keberkahan bagi umat,” kata H. Maryono.

Pelaksanaan DAM Haji di Tanah Air ini sekaligus menjadi wujud komitmen Muhammadiyah untuk menghadirkan tata kelola ibadah yang profesional, transparan, dan berdampak sosial. Selain memenuhi kewajiban syariat para jamaah, program ini juga memperkuat nilai kepedulian, berbagi, dan pemberdayaan masyarakat melalui distribusi daging kepada kelompok penerima manfaat.

Keberhasilan pelaksanaan DAM Haji pertama di Lampung ini diharapkan menjadi awal dari gerakan yang lebih luas, sehingga semakin banyak jamaah haji yang memilih menunaikan DAM melalui Muhammadiyah. Dengan demikian, ibadah yang dilaksanakan di Tanah Suci dapat menghadirkan manfaat yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.

Kolaborasi LAZISMU Lampung dan SIGERPRENEUR Perkuat Peran UMKM sebagai Pilar Ekonomi Umat

Kolaborasi LAZISMU Lampung dan SIGERPRENEUR Perkuat Peran UMKM sebagai Pilar Ekonomi Umat

Kolaborasi LAZISMU Lampung dan SIGERPRENEUR Perkuat Peran UMKM sebagai Pilar Ekonomi UmatLAZISMU Lampung jalin kolaborasi dengan SIGERPRENEUR untuk perkuat peran UMKM sebagai pilar ekonomi umat pada tanggal 6 September 2025 di Gedung PW Aisyiyah Lampung, Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung. Muhammadiyah Lampung membentuk SIGERPRENEUR upaya untuk memperkuat peran UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) sebagai salah satu pilar ekonomi umat. SIGERPRENEUR tersebut inisiasi Lembaga Pengembang UMKM Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung, Majelis Ekonomi Bisnis & Pariwisata (MEBP) PWM Lampung, Majelis Ekonomi & Ketenagakerjaan (MEK) Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Lampung dengan tujuan hilirisasi destinasi guna meningkatkan daya saing UMKM dalam mendukung pariwisata berkelanjutan.

Agnesia Bulan Marindo Ketua Dharmawanita Persatuan Provinsi Lampung mengapresiasi Muhammadiyah dan Aisyiyah yang mendukung pemerintah provinsi Lampung menjadi lebih baik dan lebih maju. “Kami terima kasih atas komitmennya yang insya’Allah kita semua sama-sama bisa memajukan, mendukung pemerintah provinsi Lampung menjadi lebih baik dan menjadi Lampung yang lebih maju,” ujarnya.

Prof. Sudarman Ketua PW Muhammadiyah Lampung menyampaikan SIGERPRENEUR yang merupakan Sinergi Gerakan Ekonomi Rakyat ini memiliki tujuan mulya, memiliki maksud yang baik. “Supaya teman-teman di muhammadiyah dan aisyiyah juga simpatisan serta mitra tidak lelah-lelah, tidak bosan-bosan, tidak merasa letih untuk menggerakkan perekonomian, sehingga di Lampung ini akan tumbuh perekonomian dari UMKM yang menjadikan Lampung menjadi provinsi yang ekonominya tumbuh pesat, hebat, dan jadi percontohan provinsi-provinsi lain,” tegasnya.

Ia juga berpesan kepada UMKM yang tergabung dalam SIGERPRENEUR untuk tidak mencari keuntungan saja. “Jadilah pengusaha Muhammadiyah yang sungguh, berlaku adil, jujur, disiplin, membangun jejaring, mencari keuntungan tetapi niatkan untuk mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” jelasnya.

Danang Tri Hartanto Sekretaris LPUMKM PW Muhammadiyah Lampung juga menjelaskan tingginya pertumbuhan pariwisata lampung yang harus dibersamai tumbuhnya UMKM Lampung. “Dari tingginya pertumbuhan pariwisata di provinsi Lampung belum juga disertai tingginya pertumbuhan UMKM. Dan dengan ini kita bisa menghadirkan UMKM berkualitas yang nantinya produk yang dihasilkan menarik perhatian wisatawan lokal dan juga mancan negara,” tegasnya.

Apriza Bagus Saputra Manager Area LAZISMU Lampung  mendukung penuh inisiatif SIGERPRENEUR. “Kami LAZISMU mendukung penuh untuk memperkuat peran UMKM sebagai pilar ekonomi umat dan meningkatkan daya saing UMKM dalam mendukung pariwisata berkelanjutan di Lampung,” tegasnya.

Melalui sinergi antara Muhammadiyah, Aisyiyah, pemerintah, dan pelaku UMKM, diharapkan mampu melahirkan wirausaha unggul, kreatif, dan adaptif yang siap bersaing di tingkat lokal, nasional, maupun global. Dengan kurasi UMKM Muhammadiyah Lampung ini diyakini dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi Lampung sekaligus memperkokoh kemandirian ekonomi umat. (pri/fajrs)

LAZISMU LAMPUNG TETAPKAN TARGET 10 M

LAZISMU LAMPUNG TETAPKAN TARGET 10 M

Lampung – Kantor Perwakilan LAZISMU (Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Muhammadiyah) Wilayah Lampung baru-baru ini menggelar Rapat Kerja Wilayah (RAKERWIL) 2025. Kegiatan tersebut dilaksanakan tanggal 8 – 9 Februari 2025 di Balai Pelatihan Pertanian Hajimena, Natar, Lampung Selatan. Tema yang diusung adalah Sinergi Kebajikan Untuk Inovasi Sosial dan Capaian SDGs.

 

RAKERWIL 2025 merupakan tindak lanjut dari Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) LAZISMU yang membahas tentang strategi perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan, anggaran serta isu-isu strategis terkait dengan tata kelola ZIS (Zakat, Infaq dan Shadaqah) pada tahun 2025. RAKERWIL diikuti oleh 60 orang peserta dari unsur Pimpinan LAZISMU Wilayah Lampung, Perwakilan LAZISMU Daerah se-Provinsi Lampung, dan Perwakilan Kantor Layanan LAZISMU.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Prof. Dr. Sudarman, M.Ag., Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Lampung. Hadir pada acara pembukaan antara lain Muarawati Nur Malinda, M.P.A., Wakil Ketua Badan Pengurus LAZISMU Pusat, Drs. Lukmanul Hakim, M.M., Wakil Ketua IV Badan Amil Zakat Nasional (BAZANAS) Provinsi Lampung, Dr. Rimanto, S.Ag., M.H.I., Ketua DPS LAZISMU Lampung, dan Eko Budi Sulistio, S.Sos., M.A.P., Wakil Ketua IV Badan Pengurus LAZISMU Wilayah Lampung. Hadir juga, Rahmat Keoma, Wakil Pimpinan Bank DKI Syariah Cabang Lampung, perwakilan Lembaga Amil Zakat (LAZ) Provinsi Lampung, perwakilan Unsur Pembantu Pimpinan (UPP) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Lampung, serta perwakilan Organisasi Otonom (ORTOM) Muhammadiyah Tingkat Wilayah Lampung.

 

Dalam sambutannya, Eko Budi Sulistio selaku Wakil Ketua Badan Pengurus LAZISMU Wilayah Lampung, menyampaikan bahwa sebagai Unsur Pembantu Pimpinan (UPP), LAZISMU harus dapat menterjemahkan arah kebijakan muhammadiyah dan program strategis yang telah ditetapkan. “Amanah Muhammadiyah untuk LAZISMU adalah berkembangnya fungsi pengelolaan zakat, infaq dan shadaqah muhammadiyah yang profesional, transparan, akuntabel dan produktif sesuai dengan prinsip-prinsip Islam dan kemanusiaan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan kemaslahatan umat”, paparnya. Oleh karena itu, diperlukan penajaman prioritas indikator kinerja layanan LAZISMU, terutama akselerasi peningkatan perhimpunan dan pencapaian IKU (Indikator Kinerja Utama) dan IKAL (Indikator Kinerja Aksi Layanan). “Agenda RAKERWIL pada 2025 ini adalah evaluasi kinerja LAZISMU tahun 2024, kemudian ekspos RAPB dan target penghimpunan 2025, serta merumuskan dan menetapkan program-program strategis tahun 2025,” tutupnya.

Muarawati Nur Malinda, Wakil Ketua Badan Pengurus LAZISMU Pusat, dalam sambutannya menyampaikan bahwa tugas LAZISMU dalam pengelolaan zakat masih sangat berat. “Jika bicara tentang zakat, apa yang menjadi tanggung jawab dipundak masih sangat berat, karena dari estimasi perolehan target atau estimasi perolehan zakat Indonesia sebesar 370 triliun untuk tahun ini. Tapi yang baru bisa kita galang bersama termasuk dengan BAZNAS baru sekitar 40 sekian triliun, target tahun 2025 ini menjadi 50 triliun, jadi masih jauh dari estimasi yang ada,” jelasnya. Ia pun menyoroti potensi zakat Lampung yang cukup besar, yaitu 5,3 triliun. “LAZISMU Lampung dalam RAKERNAS kemarin naik targetnya menjadi 7 miliar. Pertanyaan besar kemudian, tahun 2024 Muhammadiyah baru bisa berkontribusi secara nasional sebesar 500 miliar dari total 370 triliun dan tahun ini kita naikkan sekitar 600-an miliar. Pertanyaannya, dimana dana zakat Muhammadiyah yang bisa mendirikan gedung-gedung Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) yang mungkin bisa mencapai ratusan miliar,” pungkasnya.

 

Selanjutnya Prof. Dr. Sudarman, M.Ag. Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Lampung, dalam sambutan dan pengarahannya menyampaikan tentang pentingnya sinergi kebajikan sebagaimana dalam tema RAKERWIL. “Tema RAKERWIL LAZISMU Wilayah pada kesempatan ini menurut saya sangat bagus, yaitu sinergi kebajikan untuk inovasi sosial. Karena sehebat apapun lembaga, sehebat apapun orang, kalau dia bekerja sendiri, itu tidak luar biasa. Ketika orang atau lembaga bersinergi dengan yang lain, itu baru hebat dan luar biasa. Dan ini menjadi tema RAKERWIL,” pungkasnya.

 

Ia pun menceritakan terkait orang atau kelompok yang bersinergi luar biasa untuk suatu kejahatan. “Kenapa untuk kebajikan atau kebaikan tidak bersinergi untuk mencapai kesuksesan”, ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa Muhammadiyah adalah gerakan dakwah Islam amar ma’ruf nahi mungkar berlandaskan Al-Quran dan As-Sunah, menjunjung tinggi dan menegakkan ajaran agama Islam untuk mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. “Muhammadiyah adalah gerakan. Berarti, kita yang ada didalamnya adalah penggerak, kita yang ada didalamnya adalah pelopor, kita yang ada didalamnya adalah tauladan, kita yang ada di dalamnya adalah orang-orang yang menjadi panutan,” tegasnya, sebelum akhirnya membuka acara secara resmi.

Acara Pembukaan dirangkai dengan penyerahan Piala, Piagam dan Dukungan Dana Program Pemberdayaan sebesar Rp. 10.000.000 kepada Kantor Layanan LAZISMU RSUM Muhammadiyah Metro yang memenangkan LAZISMU Award 2024 Nasional Pilar Kesehatan kategori Program Pendistribusian dan Pendayagunaan Kreatif dan Inovatif.  Mewakili menerima hadiah, Bekti Satriadi, M.Pd., Ketua Badan Pengurus LAZISMU Daerah Kota Metro. Sebelum menyerahkan hadiah, Muarawati Nur Malinda selaku Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan LAZISMU Pusat, menyampaikan harapannya kepada LAZISMU Daerah dan Kantor Layanan LAZISMU yang hadir untuk terus berinovasi dalam program-program pemberdayaan di semua pilar LAZISMU.

 

Rangkaian acara lainnya adalah Launching Program Kampung Berkemajuan oleh Prof. Dr. Sudarman, M.Ag., Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Lampung. Program Kampung Berkemajuan merupakan program pemberdayaan masyarakat yang melibatkan partisipasi warga melalui aktifasi kegiatan di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dakwah sosial, kemanusiaan, dan lingkungan sesuai dengan potensinya masing-masing. LAZISMU Wilayah Lampung ditunjuk oleh LAZISMU Pimpinan Pusat Muhammadiyah menjadi salah satu lokasi piloting Program Kampung Berkemajuan bersama 5 LAZISMU Wilayah lainnya, yaitu LAZISMU Wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah, Daeraah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Barat. Program Kampung Berkemajuan di Lampung akan berlokasi di Desa Watu Agung Kecamatan Kalirejo Kabupaten Lampung Tengah. Desa ini merupakan basis Mu’allaf yang menjadi binaan Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah Kalirejo. Berkolaborasi dengan Lembaga Pengembangan Usaha Kecil Mikro Menengah (LPUMKM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah, LAZISMU akan memulai program Pemberdayaan Kelompok Mu’allaf melalui kegiatan Mikro Plasma Peternakan Bebek Peking.

Kegiatan pendukung yang juga sangat penting dalam rangkaian acara pembukaan adalah Sosialisasi Pembayaran ZIS LAZISMU melalui JakOne Mobile Bank DKI Syari’ah. Seperti diketahui, Bank DKI Syari’ah Cabang Lampung telah menandatangani perjanjian kerjasama perbankan dengan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Lampung. “Bank DKI Syariah Lampung secara general sudah melakukan MOU dengan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah. Selanjutnya, tahun 2023 mulai menandatangani kesepakatan Kerjasama dengan LAZISMU. Salah satu produk hasil kerjasamanya adalah pembayaran ZIS LAZISMU melalui JakOne Mobile,” jelasnya.

 

RAKERWIL 2025 LAZISMU Lampung ditutup oleh Dr. Syamsul Hilal, M.Ag., Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Lampung yang membina LAZISMU. Ditutup dengan apresiasi dan rasa bangga karena telah menghasilkan keputusan-keputusan yang baik. Diantaranya target capaian penghimpunan sebesar 10 M di tahun 2025, serta program-program strategis untuk mendukung pencapaian target yang telah ditetapkan tersebut. (pri/mcm)

RAKERWIL 2025 LAZISMU WILAYAH LAMPUNG

RAKERWIL 2025 LAZISMU WILAYAH LAMPUNG

rakerwil 2025

Berdasarkan hasil rapat Badan Pengurus Pimpinan Kantor Perwakilan Wilayah LAZISMU Lampung, ditetapkan tanggal dan tempat pelaksanaan Rapat Kerja Wilayah (RAKERWIL) Tahun 2025 LAZISMU Lampung. Penetapan RAKERWIL 2025 LAZISMU Lampung yaitu tanggal 8-9 Februari 2025 Masehi / 9-10 Sya’ban 1446 Hijriyah, di Bandar Lampung.

Dengan mengusung tema Sinergi Kebajikan untuk Inovasi Sosial dan Capaian SDGs, RAKERWIL 2025 LAZISMU Lampung diharapkan mampu merumuskan langkah-langkah strategis dan program-program konkret yang tidak hanya berfokus pada penghimpunan dan penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga pada pengembangan inisiatif-inisiatif inovatif yang berkelanjutan, terukur, dan berdampak langsung pada pencapaian SDGs di Provinsi Lampung. RAKERWIL ini juga diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, sektor swasta, akademisi, hingga komunitas lokal, untuk menciptakan ekosistem filantropi Islam yang kuat dan mampu menjawab tantangan-tantangan sosial yang kompleks di masyarakat saat ini.

Berkas RAKERWIL 2025 LAZISMU Lampung

Download 

BEASISWA SANG SURYA UNTUK KADER IMM LAMPUNG

BEASISWA SANG SURYA UNTUK KADER IMM LAMPUNG

Bandarlampung – LAZISMU Wilayah Lampung menyerahkan Beasiswa Sang Surya dalam bentuk Bantuan Biaya Penyelesaian Tugas Akhir kepada 6 (Enam) orang Kader IMM Lampung senilai total Rp. 12.000.000,- (Dua Belas Juta Rupiah). Simbolis penyerahan beasiswa ini dilakukan bersamaan dengan kegiatan Pengukuhan Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Lampung periode 2024 – 2026 bertempat di Balai Keratun, Komplek Kantor Gubernur Lampung pada hari Selasa, 19 November 2024.

Hadir pada acara tersebut antara lain PJ Gubernur Lampung yg diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Drs. Intizam, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Lampung yg diwakili oleh Ust. Rohmat Santoso, S.Pd., Kepala Kepolisian Daerah Lampung, Danrem 043 Garuda Hitam, Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung, Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Provinsi Lampung, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Lampung, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung.

Hadir juga utusan Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Lampung, Rektor Universitas Muhammadiyah Metro, Rektor Universitas Muhammadiyah Kotabumi, dan Wakil Rektor Universitas Muhammadiyah Kalianda. Dari DPP IMM, hadir Ketua Bidang Hukum dan HAM, Muhammad Habibie, S.H., M.H. dan Ketua Bidang Energi dan Sumber Daya Manusia, Muhammad Idil, S.E. Hadir juga segenap Alumni IMM Lampung, seluruh jajaran pimpinan DPD IMM Lampung yang akan dikukuhkan, serta kader-kader IMM dari Cabang dan Komisariat se Provinsi Lampung.

LAZISMU adalah lembaga zakat tingkat nasional yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan secara produktif dana Zakat, Infaq, Shadaqah dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZISKA). Dalam menjalankan misinya, LAZISMU memerlukan dukungan kemitraan atau sinergi dari berbagai pihak untuk meningkatkan efektifitas dan jangkauan program, agar dapat memberikan dampak yang terukur dan berkelanjutan. Kerjasama LAZISMU dengan DPD IMM Lampung berupa pemberian beasiswa kepada kader-kader IMM ini merupakan bukti komitmen LAZISMU dalam memaksimalkan potensi sinergi antar lembaga dalam pendayagunaan dan pendistribusian dana zakat.

Beasiswa Sang Surya merupakan gerakan peningkatan akses pendidikan tinggi dengan memberikan kesempatan kepada generasi muda yang berprestasi namun menghadapi kendala ekonomi untuk menempuh pendidikan tinggi yang berkualitas. Beasiswa Sang Surya dapat diberikan dalam bentuk biaya perkuliahan (SPP), biaya hidup, atau biaya penyelesaian tugas akhir kuliah. Kersajama LAZISMU dan IMM dalam bentuk Bantuan Biaya Tugas Akhir dimaksudkan untuk memotivasi kader-kader IMM agar dapat menyelesaikan perkuliahan tepat waktu. Aktifitas organisasi jangan dijadikan alasan untuk menunda-nunda penyelesaian kuliah.

PKBM ‘Aisyiyah Tulang Bawang Terima Laptop dan Printer dari LAZISMU

PKBM ‘Aisyiyah Tulang Bawang Terima Laptop dan Printer dari LAZISMU

Tulang Bawang – LAZISMU Wilayah Lampung bersama MPAUD PWA Lampung menyerahkan bantuan Laptop dan Printer untuk operasional Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) ‘Aisyiyah Tulang Bawang pada hari ahad, 17 November 2024.

PKBM adalah lembaga pendidikan nonformal yang dibentuk oleh, dari dan untuk masyarakat. PKBM bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap masyarakat dalam bidang ekonomi, sosial, dan budaya.

Pengembangan pendidikan merupakan salah satu inti dakwah ‘Aisyiyah sejak awal berdirinya hingga kini. Kontribusi ‘Aisyiyah dalam bidang pendidikan menjadi kontribusi bagi pengembangan sumber daya manusia bangsa ini. Bukti nyata kontribusi ‘Aisyiyah antara lain dengan tidak hanya mengelola usaha amal pendidikan formal, tetapi juga informal dan nonformal. Salah satu pendidikan nonformal yang saat ini dikembangkan oleh ‘Aisyiyah adalah PKBM.

MPAUD PWA Lampung saat ini sudah mendirikan tiga PKBM. Yaitu, PKBM ‘Aisyiyah Langkapura Kota Bandarlampung, PKBM ‘Aisyiyah Lampung Barat, dan PKBM ‘Aisyiyah Lampung Barat.

Karena baru dibentuk dan didirikan, dibutuhkan pembinaan dan pendampingan, serta dukungan bagi pengembangan PKBM ‘Aisyiyah, sehingga mampu memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.

Dr. Wita Kurnia, M.Pd. Ketua MPAUD PWA Lampung mengatakan bahwa PKBM adalah salah satu program unggulan nasional.
“PKBM menjadi salah satu program unggulan nasional yang harus dikembangkan oleh MPAUD”, jelasnya.

Ketua PDA Tulang Bawang, Nining Fitriyani, mengucapkan terima kasih dan menyampaikan harapannya terhadap PKBM ‘Aisyiyah Tulang Bawang. “Mari kita bergerak bersama-sama untuk mengembangkan PKBM ‘Aisyiyah Tulang Bawang. Jika kita sudah bergerak dan membuktikan bahwa kita mampu mengembangkan PKBM kita ini, Saya yakin akan ada dukungan lain dari LAZISMU dan MPAUD Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah”, pungkasnya.

Sementara itu, LAZISMU Wilayah Lampung yang diwakili oleh Banun Amariyah, menyampaikan bahwa LAZISMU berkomitmen dalam program-program pemberdayaan masyarakat, termasuk pengembangan PKBM.

LAZISMU Bantu Penanganan Korban Kekerasan Seksual

LAZISMU Bantu Penanganan Korban Kekerasan Seksual

Salah satu asnaf yang berhak menerima zakat adalah Riqab. Secara umum, Riqab diartikan dengan hamba sahaya atau budak. Tujuan pemberian Zakat kepada Riqab adalah untuk memerdekakannya dari jeratan perbudakan. Dalam konteks masa kini, Riqab adalah orang yang  menjadi korban dari bencana sosial berupa konflik sosial dan penerapan sistem sosial yang menindas sehingga kemanusiaannya tidak diakui secara total atau secara penuh.   Masuk dalam kriteria Riqab antara lain, korban bencana sosial, penyandang masalah sosial, dan korban traficking. Riqab masa kini banyak terjadi di sekeliling kita tanpa kita sadari.

Sebagai pengelola dana zakat, LAZISMU memiliki kewajiban untuk menyelaraskan program-programnya dengan 8 (delapan) asnaf penerima zakat: Fakir, Miskin, Gharimin, Ibnu Sabil, Mu’allaf, Amil, Fiisabilillah, dan Riqab.

Saat ini, LAZISMU Wilayah Lampung sedang membantu menyelesaikan masalah terhadap korban dan keluarga korban kekerasan seksual yang dilakukan oleh oknum ustadz sebuah pondok pesantren di Pesawaran.

Kasus terkuak sejak Desember 2023. Laporan kasus mengendap di Polda. Pelaku, kabur dan bebas entah dimana. Korban, tidak ada penanganan dan pendampingan. Keluarga korban hanya bisa diam. Antara malu karena aib, terpuruk karena tertimpa musibah besar yang mengoyak rasa kemanusiaan, serta ketidakberdayaan karena kondisi ekonomi. Sudah jatuh tertimpa tangga. Karena situasi yang tidak terkendali, keluarga korban terjerat jebakan rentenir masa kini (pinjaman online). Sekedar untuk bertahan hidup. Bukan untuk foya-foya dan memenuhi keinginan belaka.

Awal November 2024, keluarga korban berani speak up di media sosial. Tim LAZISMU langsung mendatangi rumah korban.

Penyelesaian hukum ditangani oleh Pengacara bantuan dari GP Anshor Pesawaran.

LAZISMU bekerjasama dengan PAC Fak. Psikologi UM Lampung melakukan sesi konseling untuk penanganan dan pendampingan korban. Hari ini, Sabtu, 16 November 2024, telah dilakukan sesi perdana. Sesi konseling untuk penanganan dan pendampingan korban, akan dijadwalkan untuk beberapa kali pertemuan.

Selain itu, LAZISMU juga membantu penyelesaian hutang keluarga korban. Jadi, selain asnaf Riqab, keluarga korban juga merupakan asnaf Gharim.

LAZISMU terus berkomitmen untuk menyalurkan dana Zakat sesuai dengan prinsip-prinsip syari’ah.

LAZISMU Lampung Dukung Kick Off Aksi Pelajar Untuk Iklim 2024

LAZISMU Lampung Dukung Kick Off Aksi Pelajar Untuk Iklim 2024

LAZISMU Lampung Dukung Kick Off Aksi Pelajar Untuk Iklim 2024Bandarlampung – LAZISMU Lampung mendukung kegiatan Kick Off Aksi Pelajar Untuk Iklim 2024 oleh IPM Lampung dengan tema Semangat Pemuda Membangun Generasi Hijau dalam Aksi Pelajar Untuk Iklim. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai Rentorasi Mangrove sebagai ekosistem penting yang berfungsi sebagai penyerap karbon alami, pelindung garis pantai dari abrasi, serta habitat bagi berbagai jenis flora dan fauna. Kegiatan tersebut berlangsung pada hari sabtu, 26 Oktober 2024 di Pulau Pasaran, Kelurahan Kota Karang, Kec. Teluk Betung Timur.

Kegiatan tersebut dihadiri Djihadul Mubarok, S.E., M.H. MLH PP Muhammadiyah, Drs. Ma’ruf Abidin, M.Si. Sekretaris Umum PW Muhammadiyah Lampung, Endang Susilowati, A.Md. PW Aisyiyah Lampung, Riandy Prawita Ketua PP IPM, Ir. H. Mursidin Hafdzon Fattah Wakil Ketua I LAZISMU Lampung, dan turut mengundang juga Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Lampung, Direktur Radisson Lampung, PT Jasa Raharja, Ortom Tingkat Wilayah Provinsi Lampung, Instansi dan NGO Radisson, Mangrove.In, EcoDefender, EcoNusa, dan media and Community Partner IloveLampung, RRI, LampungGeh, TVRI, dll.

Adapun beberapa narasumber inspiratif turut mengisi pada kegiatan tersebut, diantaranya Rama Adi Satria Duta GenRe Provinsi Lampung, Putri Jennie H People and Culture Manager Radisson Lampung, Anggiat Sulaiman Bidang Lingkungan Hidup PP IPM, Rofiqul Anam Public & Government Relation Mangrove.in, Rasyiq Zahi Nugraha Indonesian Delegate for ASEAN Sustainability Forum.

Pada puncak acara dilakukan pembacaan Sumpah Pelajar untuk Iklim dan Lingkungan yang langsung di Pandu oleh Riandy Prawita ketua umum PP IPM, kemudian di akhiri dengan penanaman 1000 pohon mangrove yang mana merupakan aksi serentak 150 Titik dan 4000 peserta se-indonesia.

Kegiatan ini memiliki keselarasan dengan pilar lingkungan LAZISMU sebagai lembaga yang berkomitmen dalam peningkatan kualitas lingkungan yang bertujuan untuk kehidupan masyarakat dan ekosistem yang lebih baik dalam menjaga keseimbangan alam.  Dengan menanam 1000 pohon mangrove, kegiatan ini membantu memulihkan ekosistem yang rusak dan mengurangi dampak perubahan iklim secara langsung, kemudian mendorong kesadaran lingkungan dikalangan dan aksi nyata seperti ini mengajarkan generasi muda untuk tidak hanya berbicara soal perubahan iklim tetapi juga melakukan tindakan nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan.