Wujud Kepedulian Sosial, Hotel Santika Premiere dan Amaris Hotel Lampung Dukung Program Kesiapsiagaan Bencana dan UMKM Lazismu Lampung

Wujud Kepedulian Sosial, Hotel Santika Premiere dan Amaris Hotel Lampung Dukung Program Kesiapsiagaan Bencana dan UMKM Lazismu Lampung

Bandar Lampung, Selasa, 21 Juli 2026 – Hotel Santika Premiere Lampung dan Amaris Hotel Lampung menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat melalui penyerahan donasi linen dan towel kepada Lazismu Wilayah Lampung. Bantuan tersebut merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) yang bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan aset yang masih memiliki nilai guna agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Donasi linen dan towel yang diterima Lazismu Wilayah Lampung akan dimanfaatkan untuk memperkuat program kesiapsiagaan bencana melalui Gudang Kemanusiaan Lazismu Wilayah Lampung, sekaligus mendukung program pemberdayaan UMKM melalui pengolahan limbah tekstil menjadi produk bernilai ekonomi. Sinergi ini menjadi contoh kolaborasi antara dunia usaha dan lembaga filantropi dalam menghadirkan manfaat sosial yang berkelanjutan.

Marketing Hotel Santika Premiere Lampung dan Amaris Hotel Lampung, Indah Wijayanti, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekaligus bentuk komitmen untuk mendukung program-program sosial yang berkelanjutan.

“Kami percaya bahwa setiap barang yang masih memiliki nilai manfaat dapat memberikan kehidupan baru ketika dikelola oleh pihak yang tepat. Melalui kerja sama dengan Lazismu Wilayah Lampung, kami berharap donasi linen dan towel ini dapat mendukung program kesiapsiagaan bencana sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan. Semoga kolaborasi ini terus berlanjut dan memberikan dampak positif yang lebih luas,” ujar Indah Wijayanti.

Indah menambahkan bahwa Hotel Santika Premiere Lampung dan Amaris Hotel Lampung berkomitmen untuk terus menjalin kemitraan dengan berbagai pihak dalam menciptakan program-program sosial yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Manajer Area Lazismu Wilayah Lampung, Apriza Bagus Saputra, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Hotel Santika Premiere Lampung dan Amaris Hotel Lampung kepada Lazismu sebagai mitra penyaluran manfaat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Hotel Santika Premiere Lampung dan Amaris Hotel Lampung atas kepercayaan dan kepeduliannya kepada Lazismu. Amanah ini akan kami kelola secara profesional, transparan, dan akuntabel agar memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat. Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa sinergi antara dunia usaha dan lembaga filantropi mampu menghadirkan solusi nyata, baik dalam memperkuat kesiapsiagaan bencana maupun meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program pemberdayaan ekonomi,” ungkap Apriza Bagus Saputra.

Menurut Apriza, kolaborasi seperti ini sangat penting untuk membangun ekosistem kepedulian sosial yang berkelanjutan. Ia menilai bahwa pemanfaatan kembali barang yang masih memiliki nilai guna merupakan salah satu bentuk pengelolaan sumber daya yang efektif sekaligus memberikan dampak sosial yang lebih luas.

Sementara itu, Manager Penghimpunan dan Pentasyarufan Lazismu Wilayah Lampung, Ficky Arnanda, menjelaskan bahwa seluruh donasi akan melalui proses penyortiran berdasarkan jenis, bentuk, dan kondisi barang sebelum dimanfaatkan sesuai kebutuhan program.

“Linen dan towel yang masih layak pakai akan kami simpan sebagai bagian dari logistik Gudang Kemanusiaan Lazismu Wilayah Lampung untuk mendukung penanganan bencana maupun pelayanan kemanusiaan. Adapun linen yang sudah tidak memenuhi standar penggunaan akan kami daur ulang menjadi berbagai produk eco print melalui program pemberdayaan UMKM perempuan. Dengan demikian, setiap donasi memiliki manfaat yang optimal dan tidak ada yang terbuang sia-sia,” jelas Ficky Arnanda.

Ficky menambahkan bahwa produk eco print hasil pemberdayaan tersebut akan dikembangkan menjadi berbagai produk fashion ramah lingkungan yang memiliki nilai jual. Selain itu, sebagian hasil pemanfaatan linen juga akan digunakan untuk mendukung pengembangan Homestay Syariah di kawasan wisata Pasar Yosomulyo Pelangi (Payungi), Kota Metro. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas fasilitas homestay masyarakat sekaligus memperkuat sektor pariwisata berbasis ekonomi kerakyatan.

Melalui program ini, Lazismu Wilayah Lampung tidak hanya memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana, tetapi juga mengembangkan konsep ekonomi sirkular, yaitu mengubah barang yang tidak lagi digunakan menjadi produk bernilai tambah. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membuka peluang usaha baru bagi UMKM perempuan, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta mendorong terciptanya ekonomi lokal yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

Kolaborasi antara Hotel Santika Premiere Lampung, Amaris Hotel Lampung, dan Lazismu Wilayah Lampung menjadi bukti bahwa kepedulian sosial dapat diwujudkan melalui langkah-langkah sederhana namun berdampak besar. Dengan semangat gotong royong dan keberlanjutan, sinergi ini diharapkan mampu menginspirasi lebih banyak pihak untuk bersama-sama membangun masyarakat yang tangguh, berdaya, dan sejahtera.

LAZISMU Bantu Penanganan Korban Kekerasan Seksual

LAZISMU Bantu Penanganan Korban Kekerasan Seksual

Salah satu asnaf yang berhak menerima zakat adalah Riqab. Secara umum, Riqab diartikan dengan hamba sahaya atau budak. Tujuan pemberian Zakat kepada Riqab adalah untuk memerdekakannya dari jeratan perbudakan. Dalam konteks masa kini, Riqab adalah orang yang  menjadi korban dari bencana sosial berupa konflik sosial dan penerapan sistem sosial yang menindas sehingga kemanusiaannya tidak diakui secara total atau secara penuh.   Masuk dalam kriteria Riqab antara lain, korban bencana sosial, penyandang masalah sosial, dan korban traficking. Riqab masa kini banyak terjadi di sekeliling kita tanpa kita sadari.

Sebagai pengelola dana zakat, LAZISMU memiliki kewajiban untuk menyelaraskan program-programnya dengan 8 (delapan) asnaf penerima zakat: Fakir, Miskin, Gharimin, Ibnu Sabil, Mu’allaf, Amil, Fiisabilillah, dan Riqab.

Saat ini, LAZISMU Wilayah Lampung sedang membantu menyelesaikan masalah terhadap korban dan keluarga korban kekerasan seksual yang dilakukan oleh oknum ustadz sebuah pondok pesantren di Pesawaran.

Kasus terkuak sejak Desember 2023. Laporan kasus mengendap di Polda. Pelaku, kabur dan bebas entah dimana. Korban, tidak ada penanganan dan pendampingan. Keluarga korban hanya bisa diam. Antara malu karena aib, terpuruk karena tertimpa musibah besar yang mengoyak rasa kemanusiaan, serta ketidakberdayaan karena kondisi ekonomi. Sudah jatuh tertimpa tangga. Karena situasi yang tidak terkendali, keluarga korban terjerat jebakan rentenir masa kini (pinjaman online). Sekedar untuk bertahan hidup. Bukan untuk foya-foya dan memenuhi keinginan belaka.

Awal November 2024, keluarga korban berani speak up di media sosial. Tim LAZISMU langsung mendatangi rumah korban.

Penyelesaian hukum ditangani oleh Pengacara bantuan dari GP Anshor Pesawaran.

LAZISMU bekerjasama dengan PAC Fak. Psikologi UM Lampung melakukan sesi konseling untuk penanganan dan pendampingan korban. Hari ini, Sabtu, 16 November 2024, telah dilakukan sesi perdana. Sesi konseling untuk penanganan dan pendampingan korban, akan dijadwalkan untuk beberapa kali pertemuan.

Selain itu, LAZISMU juga membantu penyelesaian hutang keluarga korban. Jadi, selain asnaf Riqab, keluarga korban juga merupakan asnaf Gharim.

LAZISMU terus berkomitmen untuk menyalurkan dana Zakat sesuai dengan prinsip-prinsip syari’ah.

Rapat Koordinasi LAZISMU Lampung dalam rangka Gebyar Musywil ke-26 Muhammadiyah Provinsi Lampung

Rapat Koordinasi LAZISMU Lampung dalam rangka Gebyar Musywil ke-26 Muhammadiyah Provinsi Lampung

BANDAR LAMPUNG, 25 JANUARI 2023 – LAZISMU Wilayah Lampung mengadakan Rapat koordinasi (Rakor) Gerakan Aksi LAZISMU Lampung dalam agenda persiapan memeriahkan Musywil Ke-26 Muhammadiyah Provinsi Lampung yang digelar pada Jumat, 20 Januari 2023 secara Daring. Rakor tersebut membahas tentang kesiapan dalam menyambut Musywil Ke-26 pada 11-12 Februari 2023 di Lampung Timur, diantaranya persiapan spanduk ucapan dari LAZISMU Daerah se-Provinsi Lampung, dan pemaparan rancangan program yang akan dilakukan di lokasi Musywil.

Rakor ini diikuti oleh perwakilan-perwakilan dari LAZISMU Daerah dan Kantor Layanan (KL) LAZISMU diantaranya LAZISMU Daerah Tanggamus, LAZISMU Daerah Lampung Timur, LAZISMU Daerah Tulang Bawang, LAZISMU Daerah Lampung Selatan, dan LAZISMU Daerah Lampung Tengah; serta KL LAZISMU SD Muhammadiyah 1 Bandar Lampung. Seluruh peserta cukup antusias mengikuti alur rapat, turut memberikan pendapat dan melempar pertanyaan kepada Pemapar Program Jeni Rahma selaku Manajer Fundraising dan Program.

Rapat dimulai pada Pukul 16.00 WIB dan berakhir pukul 17.30 WIB. Tujuan Rakor ini adalah untuk menyampaikan rancangan Program yang digagas LAZISMU Lampung agar LAZISMU Daerah dapat turut berpartisipasi dan menyelaraskan program. Jeni Rahma memaparkan Kegiatan-kegiatan yang akan digelar di lokasi Musywil diantaranya Pembagian Merchandese, Paket Sembako, dan Pembagian Paket Alat Shalat; Pengadaan Tenda, Quiz, dan Pemasangan Potoboth. Jeni Rahma menyampaikan harapan kepada LAZISMU daerah untuk turut membantu menyukseskan Program yang diadakan LAZISMU wilayah, “Program-program yang akan kita laksanakan di lokasi Musywil, harapan kami LAZISMU Daerah dapat turut berpartisipasi menyukseskan kegiatan yang kami selenggarakan” tuturnya.

Ketua Badan Pengurus (BP) LAZISMU Lampung, Ashuri menyampaikan bahwa LAZISMU se-Lampung harus mensupport dan memeriahkan Musywil Muhammadiyah. “Harapannya Kegiatan ini kompak disukseskan bersama seluruh LAZISMU Daerah untuk memeriahkan Musywil Muhammadiyah Lampung” harap Ashuri. Besar harapan LAZISMU Wilayah Lampung untuk seluruh LAZISMU Daerah berpartisipasi dalam kegiatan ini terutama LAZISMU Lampung Timur selaku tuan rumah Musywil.

Kehadiran LAZISMU Lampung untuk memeriahkan Musywil Muhammadiyah Lampung juga untuk memberikan nuansa filantropi di arena Musywil. Pada program ini LAZISMU nantinya akan berkolaborasi dengan IPM Wilayah Lampung dan Majelis Lingkungan Hidup (MLH) PWM Lampung untuk mewujudkan konsep ramah lingkungan pada stan LAZISMU dan arena Musywil. Musywil dengan tema “Memajukan Lampung Membangun Peradaban Utama” semoga dapat benar-benar membangun peradaban utama yang salah satu caranya dengan memperhatikan lingkungan. (Adi)

NENEK HERPONETI, BANTING TULANG MENGHIDUPI 3 CUCU

NENEK HERPONETI, BANTING TULANG MENGHIDUPI 3 CUCU

Nenek Herponeti adalah seorang Lansia berusia 73 tahun yang tinggal di gang sempit di sekitar Tugu Adipura di kota Bandar Lampung. Nenek asli Lampung ini menempati rumah peninggalan orang tuanya di Kecamatan Tanjungkarang Pusat, Kelurahan Gotong Royong Bersama dengan 3 cucunya. Di usia yang sudah senja, sewajarnya seorang nenek tidak lagi menjadi tulang punggung keluarga, namun sayangnya nenek herponeti tidak seberuntung orang lain yang bisa menikmati masa tua dengan damai, Dengan tangan lapuk nenek herponeti menghidupi ketiga cucunya dengan penuh kasih sayang.

Nenek Herponeti menjadi tulang punggung 3 orang cucunya, bekerja sebagai tukang cuci dan setrika baju dari rumah ke rumah di sekitar Kelurahan Gotong Royong untuk memenuhi kebutuhan rumah dan cucu-cucunya. Nenek Herponeti tidak mematok biaya untuk jasanya, biasanya ia dibayar secara sukarela karena khawatir orang-orang lebih memilih untuk tidak menggunakan jasanya. Dengan pendapatan yang tidak menentu Nenek Herponeti dan 3 cucunya dapat bertahan hingga sekarang.

Cucu dari Nenek Herponeti semuanya masih kecil, ‘Putri’ cucu yang paling tua diantara ketiganya saat ini masih duduk di bangku SMP kelas 2, sementara 2 adiknya ‘Dwi’ dan ‘Tiara’ saat ini masih duduk di bangku SD. Orang Tua mereka telah berpisah dan meninggalkan mereka, Hanya nenek herponeti satu-satunya harapan mereka untuk tetap bertahan sampai saat ini.

Rasa tanggung jawab dan kemanusiaan yang dimiliki Nenek Herponeti membuat kami tersentuh, Dalam rangka mempertahankan rasa kemanusiaan yang dimiliki Nenek Herponeti, Pada hari Kamis tanggal 12 Januari 2023 LAZISMU Wilayah Lampung bersama Kitabisa.com memberikan bantuan sembako berisi beras, gula, susu, dan bahan pokok lainnya juga termasuk lemari baju total bantuan senilai Rp.2.500.000,- untuk membantu meringankan beban yang dipikul Nenek Herponeti.

Nenek Herponeti mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada LAZISMU Wilayah Lampung dan kitabisa.com yang telah membantu memenuhi kebutuhan dapur dan rumahnya, “Terimakasih kepada LAZISMU dan Kitabisa.com sudah membantu kami, insyaa Allah ini semua (sembako) bisa mencukupi kebutuhan kami sampai 3 Bulan Kedepan” tutur Nenek Herponeti. Nenek Herponeti juga mendoakan kebaikan untuk LAZISMU, “semoga LAZISMU panjang usianya, semakin sukses dan semakin Makmur” tambahnya. (Adi)